Hanib Sarbeni

Lakukan 5 Hal Ini Supaya Bisa Terhindar Dari Covid-19

Lakukan 5 Hal Ini Supaya Bisa Terhindar Dari Covid-19

Seluruh masyarakat di dunia harus mewaspadai pandemi virus COVID-19 ini yang sudah menyebar hampir ke seluruh negara di dunia termasuk juga negara Indonesia. Di Indonesia sendiri sampai dengan tanggal 2 april 2020, total 1.790 orang yang positif COVID-19, dalam perawatan berjumlah 1.508, yang sembuh 112 dan yang meninggal dunia 170, berdasarkan data dari https://kawalcovid19.blob.core.windows.net/viz/statistik_harian.html.

Ketika kalian membuka halaman google atau beranda maka kalian bisa melihat COVID-19 Alert dari google mengenai lakukan 5 hal ini supaya terhindar dari COVID-19. Negara Amerika Serikat menjadi negara paling besar yang terinfeksi dari virus COVID-19 ini, yaitu dengan jumlah 216.515 orang. Dan untuk negara Italia menjadi negara terbesar kedua yang terkena infeksi virus COVID-19 dengan jumlah 110.574 orang serta negara Spanyol menjadi negara besar ketiga yang terinfeksi COVID-19 dengan jumlah 104.118 orang.

Untuk di negara Cina sendiri yang merupakan negara pertama yang mengalami COVID-19 ini sudah mengalami perubahan yang positif dimana beberapa tempat dan transportasi umum sudah kembali di buka untuk umum, namun pemetintah Cina tetap menghimbau masyarakatnya untuk selalu pakai masker ketika berada di tempat keramaian. Cina memberikan laporan bahwa ada 82.394 orang yang teridentifikasi positf COVID-19, namun saat ini cina melaporkan bahwa virus COVID-19 ini sudah bersih dan tidak ada lagi orang yang terkena infeksi dari virus tersebut.

Total kematian yang di akibatkan oleh COVID-19 ini mencapai di angka 47.235 di seluruh dunia, Negara Italia menjadi negara dengan tingkat kematian paling tinggi yaitu dengan jumlah 13.155 orang, dan negara Spanyol juga mengalami tingkat kematian paling tinggi nomor dua dengan jumlah 9.387 orang yang meninggal. Serta yang terakhir adalah negara Perancis dengan jumlah kematian 4.032 orang. Sedangkan untuk pasian yang berhasil sembuh mencapai di angka 193.764 orang, berdasarkan data dari John Hopskins CSSE.

Yang menyebabkan Virus COVID-19 begitu cepat menyebar dengan cepat adalah karena tertular dari orang yang positif COVID-19 yang sedang batuk atau bersin sehingga virus tersebut menyebar melalui udara sehingga orang-orang yang di dekat bisa tertular begitu cepat. Bahkan ketika ada orang yang positif COVID-19 memegang salah satu benda dan ada orang lain yang juga memegang benda yang sama maka hal tersebut juga menjadi salah satu cara penularan virus COVID-19 paling cepat.

Karena Virus ini sangat mudah tersebar, maka dari pihak Organisai Kesehatan Dunia (WHO) memberikan anjuran kepada masyarakat dunia untuk lakukan 5 hal ini supaya bisa terhindar dari penularan virus corona COVID19:

  1. Rajin Membersihkan Tangan
    Sekarang ini sudah banyak Hand Sanitizer cairan dengan tingkat alkohol yang tinggi, sehingga diwajibkan untuk kalian yang suka berpergian atau ada kegiatan penting diluar sebaiknya rajin-rajin membersihkan tangan untuk membunuh kuman yang nempel di tangan.
  2. Jaga Jarak Fisik Sekitar 1 Meter Atau 3 Langkah Kaki
    Usahakan kalian harus tetap jaga jarak sekitar 3 langkah kaki antara anda dengan siapa saja yang ada di sekitar kalian. Kalian tidak tahu orang-orang yang di sekitar kalian itu positif atau negatif dari COVID-19 ini, jadi sebaiknya kalian jaga jarak (physical distancing) untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.
  3. Selalu Pakai Masker
    Pastikan bahwa kalian selalu memakai masker untuk menghindari menghirup udara yang tidak segar dari orang-orang yang sedang mengalami sakit pernapasan atau batuk. Sekalipun kalian sedang batuk atau bersin sebaiknya selalu sediakan tisu di dalam tas dan pada saat bersin tutup mulut kalian dengan tisu dan langsung buang tisu tersebut pada tempatnya.
  4. Hindari Menyentuh Bagian Mata Dan Hidung Dengan Tangan
    Tangan menyentuh banyak permukaan benda dan virus bisa saja menempel pada benda-benda tersebut. Oleh karena itu sebaiknya kalian rajin cuci tangan sebelum ingin memegang bagian tubuh seperti hidung dan mata.
  5. Tetap Dirumah
    Jika kalian sedang mengalami tidak enak badan sebaiknya kalian dirumah saja untuk memulihkan kembali fisik kalian yang sedang lelah. Ketika kalian flu atau batuk jangan langsung panik atau berasumsi bahwa kalian terkena virus COVID-19 ini, lebih baik kalian tenangkan diri kalian dengan beristirahat dan mencoba beberapa obat biasa dan ketika selama 2 minggu ke depan kalian mengalami sesak nafas, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Semoga Virus COVID-19 ini bisa di atasi dengan cepat supaya semua kegiatan bisa kembali seperti normal dan semoga kalian juga sehat-sehat aja yaa.

Presiden Jokowidodo - Virus Corona

Menghentikan Penyebaran Virus Corona Dengan Melakukan Lockdwon, Efektifkah?

Saat ini masyarakat Indonesia yang sudah positif terkena virus corona (COVID-19) sudah mencapai angka 117 sampai tanggal 16 maret 2020. Sehingga presiden Indonesia Jokowi Widodo untuk menghimbau kepada masyarakatnya untuk bekerja dirumah, belajar dari rumah dan juga ibadah dari rumah. Dan untuk beberapa sekolah di jakarta pun sudah diliburkan selama 2 pekan kedepan serta terkait dengan waktu Ujian Nasional resmi di undur. Pemerintah juga menerapkan kebijakan lockdown (menutup kota atau negara) supaya penyebaran virus ini tidak semakin luas.

Bagi orang yang memiliki bisnis tentu hal ini tidak menjadi masalah untuk berdiam diri dirumah sambil mengontrol bisnisnya melalui smartphone atau laptop, tapi bagi orang yang bekerja sebagai karyawan biasa yang memiliki penghasilan UMR tentu kebijakan ini tidak akan diterapkan. Karena setiap perusahaan tentu tidak ingin usaha nya mati tidak beroperasi begitu saja, kecuali perusahaan-perusahaan besar dan bonafit mungkin mau untuk menerapkan kebijakan ini.

Yang terpenting adalah masyarakat yang ingin bekerja sebaiknya menjaga diri mereka dengan baik, seperti memakai masker, sesering mungkin cuci tangan, istirahat yang cukup dan jangan lupa untuk banyak minum vitamin. Sebagai perusahaan yang baik, seharusnya memiliki tanggungjawab demi keselamatan kerja para karyawannya dengan menyediakan masker dan vitamin gratis untuk setiap karyawannya.

Lucunya Masyarakat Indonesia Dalam Menyalahgunakan Kebijakan Lockdown Ini

Pemerintah menerapkan kebijakan lockdown supaya virus corona tidak semakin menyebar ke wilayah indonesia sehingga meliburkan sekolah dan memberikan saran kepada pemilik perusahaan bahwa untuk menyuruh setiap karyawannya bekerja di rumah. Namun masyarkat Indonesia justru merespon kebijakan ini dengan hal yang konyol, yaitu memanfaatkan kebijakan ini untuk berpergian ke puncak.

Dikabarkan kabar hari ini bahwa banyak kendaraan dari jakarta memadati arus lalu lintas ke arah puncak bogor atau tempat wisata di bogor karena tempat wisata di jakarta sudah resmi di tutup sampai tanggal 28 maret 2020.

Apakah kebijakan ini seperti blunder untuk pemerintahan sendiri? Efektifkah kebijakan ini untuk masyarakat yang tidak bisa di atur ini? Lalu ketika virus ini sudah menyebar semakin luas justru banyak masyarakat yang menyalahkan pemerintah karena kurang cepat bertindak untuk mencegah virus ini semakin ganas lagi.

Masyarakat Indonesia adalah orang-orang yang keras kepala dan tidak bisa di atur, ketika anda diberikan kebijakan untuk bekerja dirumah sebaiknya anda benar-benar bekerja dirumah dan jangan manfaatkan kebijakan ini untuk kepentingan lain yang mengundang virus tersebut untuk masuk kedalam tubuh anda dan anda menjadi sumber penyakit bagi sekitar lingkungan anda, bahkan keluarga yang anda sayangi pun memiliki tingkat resiko untuk ikut terkena dampak tersebut.

Virus corona bukan suatu bahan candaan yang bisa di tertawakan bersama, dan virus ini juga bisa merebut nyawa banyak orang jadi jangan pernah menganggap remeh dengan virus ini. Selalu jaga kesehatan itu sangat penting, untuk bisa menghentikan virus ini maka dimulai dari kesadaran diri kita masing-masing dengan menjaga kesehatan. Jika anda merasa kurang sehat sebaiknya periksa diri anda dan jangan takut atau langsung berasumsi bahwa penyakit yang anda alami merupakan gejala dari virus corona. Ketika anda mengalami gejala dibawah ini, sebaiknya periksa diri anda ke dokter untuk memastikan bahwa sakit yang anda alami bukan lah penyakit dari virus corona. Berikut gejala virus corona:

  1. Demam.
  2. Pilek.
  3. Sakit Tenggorokan.
  4. Batuk.
  5. Sulit Bernafas.

Ketika anda mengalami kelima gejala tersebut, sebaiknya periksa diri anda ke dokter untuk memastikan lebih lanjut untuk melihat hasilnya apakah anda positif kena corona atau negatif.
Sekian informasi yang bisa saya bagikan ini, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan salah satu untuk mencegah virus ini semakin menggila harus dimulai dari diri sendiri untuk peduli dan memperhatikan kesehatan kita masing-masing.